Namaku Guntur Bumi
Cerpen Muhammad Amir Jaya (Fajar, 22 April 2018) NAMAKU Guntur Bumi (sejak menapak akil balik aku dipanggil Opu Guntur). Aku…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Muhammad Amir Jaya (Fajar, 22 April 2018) NAMAKU Guntur Bumi (sejak menapak akil balik aku dipanggil Opu Guntur). Aku…
Oleh Iis Soekandar (Fajar, 15 April 2018) “RIDHO mana?” tanya Fiky, sang ketua kelas, kepada teman-temannya yang masih berada di…
Cerpen Tiqom Tarra (Fajar, 15 April 2018) AKU tak yakin tetanggaku yang meninggal semalam bisa masuk surga. Aku berkata demikian…
Cerpen Fadhil Adiyat (Fajar, 08 April 2018) Setelah melewati tahun 1946 yang memulai sekaligus mengakhiri banyak hal. Akhirnya Said dan…
Puisi-puisi Ahmad Muze (Fajar, 01 April 2018) Laut Hitam Mengalir Cairan Luka Kami hidup berseberangan dengan si Raksasa itu…
Cerpen Ellyyana Said (Fajar, 01 April 2018) GENDERANG kampanye dimulai. Di sana sini bendera warni warni tertancap rapih. Baliho berbicara…
Cerpen Abdul Karim (Fajar, 25 Maret 2018) HIDUPNYA kini tak kurang sepuluh meter saja. Kamar dan teras depan. Di situ…
Cerpen Kak Ian (Fajar, 18 Maret 2018) DESAS-DESUS aku mencintai buku-buku yang kumiliki kini tersebar luas. Bukan hanya sekedar kabar…
Cerpen Dul Abdul Rahman (Fajar, 23 Juli 2017) Seolah bersekutu dengan matahari pagi, seorang lelaki berada di pematang memandangi bulir-bulir…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID