Category: Fandrik Ahmad

Segara

 redaksicerpen  Friday, 16 December 2022  0 Comments on Segara

Cerpen Fandrik Ahmad (Nova 1353/XXVI 27 Januari-02 Februari 2014) COBALAH kau berdiri di bibir pantai ketika muka langit merona jingga….

Jalan Sunyi Menuju Mati

 redaksicerpen  Sunday, 09 August 2020  0 Comments on Jalan Sunyi Menuju Mati

Cerpen Fandrik Ahmad (Kompas, 09 Agustus 2020) TAK ada kesunyian yang lebih sunyi selain mati bersamaku. Kematian tanpa iringan pelayat….

Slerok

 redaksicerpen  Sunday, 15 July 2018  0 Comments on Slerok

Cerpen Fandrik Ahmad (Kompas, 15 Juli 2018) IA berpesan, jangan dikubur di tanah wakaf. Sebagaimana kata wakaf, siapa pun boleh…

Lelaki Ketujuh

 redaksicerpen  Sunday, 26 July 2015  0 Comments on Lelaki Ketujuh

Percayakah kawan, setiap malam pasca menikah, dengan siapa pun, suami saya berubah menjadi binatang. Kadang serigala, harimau, singa, kadang pula…

Tenung

 redaksicerpen  Sunday, 25 January 2015  0 Comments on Tenung

KABAR kematiannya menyebar sangat cepat, seperti angin yang berbuah badai dan merontokkan dedaunan. Barangkali kabar kematian tak secepat itu jika…

Solilokui Kemboja

 redaksicerpen  Sunday, 30 November 2014  0 Comments on Solilokui Kemboja

Cerpen Fandrik Ahmad (Republika, 30 November 2014) Putik kemboja mekar. Aromanya menggoda. Arini menemukan kesempurnaan pada putik itu. Sesekali ia…

Slerok

 redaksicerpen  Sunday, 29 June 2014  3 Comments on Slerok

Cerpen Fandrik Ahmad (Republika, 29 Juni 2014) Undangan dari Taris kudekap. Wewangian menguap dari kertas itu. Sungguh tak asing, aroma…

Andeng Karawung

 redaksicerpen  Sunday, 02 February 2014  0 Comments on Andeng Karawung

Cerpen Fandrik Ahmad (Suara Merdeka, 02 Februari 2014) KABAR itu tersiar cepat, seperti sambaran petir. Bergemuruh dari telinga ke telinga….

SHALAT

 redaksicerpen  Sunday, 07 July 2013  0 Comments on SHALAT

Cerpen Fandrik Ahmad (Republika, 07 Juli 2013) Sepulang dari Tanah Suci, Haji Kamil kerap terlihat di masjid. Tak sulit mencarinya…

Riwayat Langgar

 redaksicerpen  Sunday, 07 April 2013  5 Comments on Riwayat Langgar

Cerpen Fandrik Ahmad (Suara Merdeka, 07 April 2013) NAMANYA Siti. Bila fajar merekah, ia menuruni Bukit Payudan menuju sebuah sumber…