Variola
Cerpen Iksaka Banu (Koran Tempo, 01-02 September 2018) Mengapa Tuhan menciptakan wabah penyakit? Apakah Ia jemu melihat kedamaian dan ketenteraman…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Iksaka Banu (Koran Tempo, 01-02 September 2018) Mengapa Tuhan menciptakan wabah penyakit? Apakah Ia jemu melihat kedamaian dan ketenteraman…
Cerpen Iksaka Banu (Koran Tempo, 07-08 April 2018) BEGITU daun jendela terbuka, asap pipa tembakau yang semula terperangkap di ruang…
Cerpen Iksaka Banu (Koran Tempo, 10-11 Juni 2017) Itu bukan suara sepatu beradu dengan tanah. Bukan! Alas kaki tidak terlalu…
DAHI Tuan Aldemaar Grijzepen bekernyit. Matanya terpaku pada beberapa lembar foto dalam genggaman. Semakin banyak foto ia amati, kerenyit dahinya…
Cerpen Iksaka Banu (Koran Tempo, 14-15 Januari 2017) Setelah mendaki beberapa anak tangga curam, tibalah ia di bangsal atas kubu…
Cerpen Iksaka Banu (Media Indonesia, 30 Maret 2014) …di dalam sana di atas tikar, aku segera tertidur dan tidak tahu apa…
Cerpen M. Iksaka Banu (Koran Tempo, 15 Juli 2012) SESUAI pesan Pater Albrecht van der Gracht, doa arwah kubawakan dalam…
Cerpen M. Iksaka Banu (Koran Tempo, 26 Februari 2012) DINI hari. Sisa ketegangan masih melekat di setiap sudut benteng, menghadirkan…
Cerpen M Iksaka Banu (Koran Tempo, 14 November 2010) “LETNAN Pieter Verdragen, Sir!” sebuah seruan membuatku menunda menyalakan rokok. “Pesan…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID