Category: Risda Nur Widia

Traveling ke Kota Perang

 redaksicerpen  Sunday, 03 December 2017  0 Comments on Traveling ke Kota Perang

Cerpen Risda Nur Widia (Bali Post, 03 Desember 2017) Berada di puncak kejayaan bagi Tarno benar-benar membosankan. Tarno merasa tidak…

Bocah yang Ingin Melihat Neraka

 redaksicerpen  Sunday, 22 October 2017  0 Comments on Bocah yang Ingin Melihat Neraka

Cerpen Risda Nur Widia (Radar Banjarmasin, 22 Oktober 2017) AROMA tumpukan sampah meruap dan menyesakan dada setelah hujan turun semalam….

Bocah yang Ingin Melihat Neraka

 redaksicerpen  Sunday, 22 October 2017  0 Comments on Bocah yang Ingin Melihat Neraka

AROMA tumpukan sampah meruap dan menyesakan dada setelah hujan turun semalam. Setiap sudut kota terlihat sayu dan pucat karena hujan….

Tamu Masa Lalu

 redaksicerpen  Sunday, 17 September 2017  0 Comments on Tamu Masa Lalu

Cerpen Risda Nur Widia (Suara Merdeka, 17 September 2017) Pria itu seperti datang dari masa lalu. Ia hadir dan berdiri…

Burung-Burung Membangun Masjid

 redaksicerpen  Sunday, 23 April 2017  0 Comments on Burung-Burung Membangun Masjid

Gaduh penolakan meledak seperti bom di tengah ruang an rapat itu. Malam itu Kampung Karanongko mengadakan musyawarah pembangunan masjid. Sudah…

Rinjani: Pada Suatu Hari yang Malas

 redaksicerpen  Sunday, 16 October 2016  2 Comments on Rinjani: Pada Suatu Hari yang Malas

Cerpen Risda Nur Widia (Suara Merdeka, 16 Oktober 2016) Pada masa tuanya waktu seakan berjalan malas. Detak jam ikut-ikutan lesu…

Hitler dan Neraka yang Dibuatnya

 redaksicerpen  Sunday, 31 July 2016  0 Comments on Hitler dan Neraka yang Dibuatnya

Cerpen Risda Nur Widia (Jawa Pos, 31 Juli 2016) INILAH kematian paling indah yang terjadi pada peradaban manusia. Tangisan. Kepala…

Kisah Cinta yang Dungu

 redaksicerpen  Sunday, 24 April 2016  0 Comments on Kisah Cinta yang Dungu

Cerpen Risda Nur Widia (Republika, 24 April 2016) Gerimis baru saja reda. Senja tersaput mendung yang murung. Orang-orang bergegas dengan…

Kereta Pengantar Roh

 redaksicerpen  Sunday, 21 February 2016  1 Comment on Kereta Pengantar Roh

Cerpen Risda Nur Widia (Republika, 21 Februari 2016) Kereta melaju di bawah hujan dengan menyeret gerbong-gerbong tua yang seolah padat…

Filosofi Rumah

 redaksicerpen  Sunday, 24 January 2016  0 Comments on Filosofi Rumah

Cerpen Risda Nur Widia (Republika, 24 Januari 2016) Waktu cepat tergelincir ketika ia mulai merancang sebuah rumah yang kelak akan…