Tas Jinjing
Untuk pertama kali ia menyadari memelihara teroris dalam kamarnya. Teroris yang awalnya ia kenal sebagai sahabat. Tapi—sebagaimana biasanya—kesadaran selalu terlambat….
Arsip Cerpen di Indonesia
Untuk pertama kali ia menyadari memelihara teroris dalam kamarnya. Teroris yang awalnya ia kenal sebagai sahabat. Tapi—sebagaimana biasanya—kesadaran selalu terlambat….
Cerpen Damhuri Muhammad (Kompas, 29 September 2013) APA jadinya lemang tanpa tapai? Tanpa manis tapai, manalah mungkin legit lemang dapat…
Perempuan itu setiap hari melintas di depan rumahku. Dia datang dari arah timur sekitar jam 7 pagi dan kembali dari…
Cerpen Arie F Batubara (Media Indonesia, 15 September 2013) WAJAH Haji Suleman tiba-tiba tegang. Surat yang sedang dibacanya langsung ia…
Cerpen DT Jatmiko (Suara Merdeka, 15 September 2013) PERNAHKAH, suatu saat, kau tersesat di sebuah dunia yang dipenuhi dengan imajinasi…
Cerpen Triyanto Triwikromo (Jawa Pos, 15 September 2013) 1. Sejarah Aib SETIAP orang memiliki sejarah aib1 sendiri-sendiri. Mohamad Isa Daud,…
Malam ketika Ayah membunuh Ibu, hujan turun dengan deras. Aku ingat, itu bulan Desember, karena lonceng dan kidung Natal bergema…
Cerpen AS Laksana (Koran Tempo, 15 September 2013) IBU memintaku mengingat nama-nama: tiga lelaki dan satu perempuan dan salah satu…
Cerpen Dyah Merta (Media Indonesia, 8 September 2013) AYAHKU, Kampret, menceritakan kepadaku ihwal orang terbaik di desa kami, yang kemudian…
Cerpen Gunawan Maryanto (Koran Tempo, 8 September 2013) “AKHIRNYA kuda itu datang, Anakku. Menolongku.” Aswatama menghela napasnya. Panjang. Di kejauhan…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID