Pistol Perak Tuan Nostra
Cerpen Ilham Q Moehiddin (Suara Merdeka, 15 Januari 2012) 1. “Matahari sudah turun. Di sana hanya ada sisa debu!” Teriak…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Ilham Q Moehiddin (Suara Merdeka, 15 Januari 2012) 1. “Matahari sudah turun. Di sana hanya ada sisa debu!” Teriak…
Cerpen Hadi Eko Suwono (Republika, 15 Januari 2012) BAGI Wardhani, mengajar adalah cita-cita hidupnya. Cita-cita menjadi guru itu sudah bersemayam…
Cerpen Ajib Purnawan (Jawa Pos, 8 Januari 2012) SETUMPUK bibir menyunggingkan senyum. Sih puas dengan jerih payahnya setiap pagi. Ia…
Cerpen Eep Saefullah Fatah (Kompas, 15 Januari 2012) SENJA Agustus memerah di kaki bukit Petrin, Mala Strana. Langit mengencingi Praha…
Cerpen Hasan Al Banna (Koran Tempo, 8 Januari 2012) PERHATIKAN buaya berwarna abu-abu gersang itu lekat-lekat! Tampangnya beringas, bukan? Mulutnya…
Cerpen Eko Triono (Suara Merdeka, 8 Januari 2012) ASISTEN Sulap amatir, Tonto, mendengar suara tangis dari dalam tas, saat jarum…
Cerpen Arlin Widya Safitri (Republika, 8 Januari 2012) ANGIN semilir selalu menyejukkanku pada saat berdiri di bawah terik sinar matahari….
Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 08 Januari 2012) BARNABAS mulai menyelam tepat ketika langit bersemu keungu-unguan, saat angin dingin menyapu…
Cerpen Sanie B. Kuncoro (Jawa Pos, 1 Januari 2012) PAGI datang. Cahaya matahari bergegas mengeringkan basah embun sisa semalam….
Cerpen Wina Bojonegoro (Jawa Pos, 25 Desember 2011) HUJAN! Hari ini hujan, lebat benar. Aku merasa linglung. Hari yang…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID