Sepasang Mata Dinaya yang Terpenjara
DEWA Made Dinaya sudah menduga di mana ia akan berakhir. Di tempat ini dengan posisi seperti ini.
Arsip Cerpen di Indonesia
DEWA Made Dinaya sudah menduga di mana ia akan berakhir. Di tempat ini dengan posisi seperti ini.
HIDUP Suadji dan keluarganya mendekati titik hancur. Sudah hampir sebulan ini rekan-rekan kerjanya menunjukkan sikap permusuhan. Istrinya, yang bekerja sebagai…
Dan siapa yang akan berani mengganggu lakuku? / Bahkan jin-jin itu pun kuharap akan jera!
PERGURUAN Mangkok Merah sudah lama tamat. Tapi seseorang membangkitkannya pada suatu sore. Bermula di kantor polisi, dengan sedikit pendahuluan di…
SUDAH enam puluh tahun hariara itu tegak di pekarangan belakang sekolah itu. Walau usia sudah mengelupas kulit batangnya, namun dia…
PERAMPOK itu bernama Mali. Sekarang pakai embel-embel mantan, karena dia sudah bertobat. Tetapi, tetap tak ada yang percaya. Seseorang yang…
KONON mereka ber-ibu buih dan ber-ayah ikan. Itulah mengapa mereka lebih suka hidup di air dan di antara kapal-kapal. Bila…
LAILA masih hanya mengagumi celana pendek yang tergantung di paku kamar mandi itu. Tak berani ia menyentuhnya. Padahal ingin sekali…
BISIKAN-BISIKAN gaib berkeriapan dari bawah bantalku. Merayap, merambat, menari-nari di samping kedua telingaku, di atas hidung, mata, mulut, wajahku, di…
Malam. Bulan timbul tenggelam di lautan awan. Gerimis sesekali menyapa bumi dan mengabarkan langit masihlah ada. Namun tak benar-benar turun…
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID