Maya pergi dan menghilang dari kampung itu bersama dua anaknya. Menjauh dari semua lalat dan belatung. Hingga suatu hari Maya ditemukan kembali dengan wajah cerah, tertawa-tawa tanpa rasa duka. Tawa itu kian hari kian merekah, seakan telah berhasil melakukan penerbangan ke alam barzakh. Alam sahara bercuaca ganas dan mengerikan.
Walau kerak jahanam belum dinyalakan! Orang-orang bermata juling mengaduh dalam gulungan angin dan api. Serupa mimpi yang selalu berulang dalam tidur Maya.
Bara di atas bara!!