Kamar Penyair
Hanya sebuah bantal di atas blabak (tempat tidur dari bambu). Tumpukan makam yang menyimpan Sapardi, Rendra, Warih, Pinurbo, Dewanto, menjadi teman tidurnya.
Koran-koran bekas jejak matanya berserakan di bawah.
Laba-laba merajut sarang-sarang imajinasi di langit-langit.
Istrinya
Temannya
Ia bercerita hanya kepada kata
Ia berkeluh kesah hanya kepada kata
Ia bekerja untuk kata
Seolah-olah hidup ia abdikan untuk kata
Namun demikian tak juga diketahuinya siapa itu kata