Si Buah Hati; Sebelum Tidur; Bernyanyi; Bernyanyi, 2; Kau yang Lahir

Kau yang Lahir

 

Kau lahir dari dua putaran matahari bersinar terik di

antara dua kepala ayah-ibu berbentuk bulat dan bujur

sangkar dengan tangan-tangan kecil yang mengeras

menggenggam harap dari doa-doa, mimpi dan niat

baik-baik terhadap hidup atau masa depan yang

sebagian orang diperolok-olok dengan rasa malas dan

putus asa tanpa kaki dan tangan yang bergerak dan

tubuh gemuk dengan perut buncit yang dipenuhi ego

dengan gigi tanpa taring yang sebagian lainnya patah

tanpa pernah dipakai kecuali melalui bualannya

tentang tulang-tulang keras yang telah dikunyahnya,

dan kautetap saja lahir dengan senyum kembang

menikam jantung mereka keras-keras hingga ayahibu

berteriak sambil berkata, “Berperanglah, Nak!

Bunuh ego mereka, kelak di setiap belahan bumi,

kau akan terus lahir dan hidup di antara hati dan

pikiran mereka yang coba-coba untuk hidup dalam

keputusasaan dan prasangka yang membunuh harap

setiap insan!”

 

2016

 

Arsip Cerpen di Indonesia