Month: September 2018

Rambut Marlin

 redaksicerpen  Sunday, 02 September 2018  0 Comments on Rambut Marlin

Cerpen Rosi Ochiemuh (Radar Mojokerto, 02 September 2018) Empat tahun sudah bergelar pengangguran. Jika kuliah di universitas, mungkin sudah jadi sarjana. Bagaimanapun…

Tukang Kasur

 redaksicerpen  Sunday, 02 September 2018  0 Comments on Tukang Kasur

Cerpen Adam Gottar Parra (Lampung Post, 02 September 2018) MAYAT Mak Samah ditemukan mengambang di Kali Suwung, tersangkut di rumpun…

Api Kenangan

 redaksicerpen  Sunday, 02 September 2018  2 Comments on Api Kenangan

Cerpen Latif Fianto (Padang Ekspres, 02 September 2018) Ketika Anjani bertanya kepadaku apakah aku tidak mencintai wanita lain, aku dengan…

Lidah

 redaksicerpen  Sunday, 02 September 2018  0 Comments on Lidah

Cerpen Alif Febriyantoro (Banjarmasin Post, 02 September 2018) Suara rel riuh. Subuh hampir dekat dengan matahari. Dan, kota terbangun bersama…

Kue Bude

 redaksicerpen  Sunday, 02 September 2018  1 Comment on Kue Bude

Cerpen Rahmawati (Fajar, 02 September 2018) Kue Bude sangat enak. Siapa pun yang mengawankan ujung lidahnya dengan kue Bude, pasti…

Kekasih dari Bulan

 redaksicerpen  Sunday, 02 September 2018  0 Comments on Kekasih dari Bulan

Cerpen Rosi Ochiemuh (Pikiran Rakyat, 02 September 2018) KEDUA matanya tertambat pada bulan purnama di malam itu. Semilir angin malam…

Api Kenangan

 redaksicerpen  Sunday, 02 September 2018  0 Comments on Api Kenangan

Cerpen Latif Fianto (Radar Banyuwangi, 02 September 2018) Ketika Anjani bertanya kepadaku apakah aku tidak mencintai wanita lain, aku dengan…

Variola

 redaksicerpen  Saturday, 01 September 2018  1 Comment on Variola

Cerpen Iksaka Banu (Koran Tempo, 01-02 September 2018) Mengapa Tuhan menciptakan wabah penyakit? Apakah Ia jemu melihat kedamaian dan ketenteraman…

Semaun dan Kalung Kafan di Lehernya

 redaksicerpen  Saturday, 01 September 2018  0 Comments on Semaun dan Kalung Kafan di Lehernya

Cerpen Ana Nurhasanah (Haluan, 01-02 September 2018) Derau angin berbeda malam itu. Di atas kasur kapuk berdebu, Rentenir Semaun berdendang…