Resep Baru Nini Gupita

Baca juga: Jempol Kanan Dudung – Oleh Riyana Rizki (Lampung Post, 15 April 2018)

Semua anggota kerajaan terlihat kecewa, namun mereka tetap penasaran dengan resep baru tersebut. Perlahan, mereka mengiris bungkusan pisang tersebut. Di dalamnya, adonan pisang berubah warna menjadi ungu.

“Aromanya wangi sekali,” kata Raja. Dia mengambil satu irisan kecil dan memasukkannya ke mulut. “Hmm… ini enak sekali.”

“Benar. Ini berbeda dengan olahan pisang yang biasanya,” sahut yang lain.

Baca juga: Lulut Ulat Gendut – Oleh Elfi Ratna Sari (Lampung Post, 13 Mei 2018)

Nini Gupita membungkuk pelan. Lalu, dia bercerita tentang persediaan pisang di dapur yang banyak. Karenanya, dia memikirkan cara mengolah pisang yang baru.

Atas perintah Raja, Nini Gupita membagikan resepnya untuk seluruh rakyat Panjalu. Resep baru Nini Gupita pun menjadi penganan favorit bagi semua rakyat Panjalu. Mereka kerap memakannya bersamaan dengan teh hangat di sore hari.

Hingga sekarang, penganan yang dinamakan getuk pisang ini juga terkenal sebagai oleh-oleh khas dari Kota Kediri. [1]

Arsip Cerpen di Indonesia