Baca juga: Gadis di Atas Pesawat – Cerpen Osella (Fajar, 12 Agustus 2018)
Di tengah kebun jangung yang sebentar lagi akan dipanen, lelaki bejat itu ditemukan penuh luka dimakan celeng. Aku sangat kaget melihat luka parah. Wajahnya hanpir tak dikenal. Seharusnya aku bahagia dengan peristiwa kematian itu. Tetapi entah mengapa aku gamang, terlebih melihat ibu terus menangis.
Menjelang siang pemakaman selesai. Polisi masih memeriksa di tempat kejadian perkara. Untuk kelengkapan bahan penyidikan aku bersedia memberi kesaksian. Di kantor polisi aku menceritakan semua yang ditanyakan. Namun, aku sangat terkejut saat polisi memperlihatkan sandal jepit putus yang ditemukan di lokasi kejadian. Itu sandal aku! (*)
Maskur lahir di Pacciro, Kabupaten Barru, Makassar, 7 Maret. Pernah aktif di Forum Lingkar Pena Ranting Unismuh Makassar (FLP Ranting Unismuh). Cerpennya menjadi karya favorit di LMCR Lip Ice Golden Award 2011, cerpen terbaik ketiga dalam Lomba Cerpen Hardiknas FLP Sulsel tingkat nasional 2012, dan sejumlah ajang lainnya.