“Ayo Nak kita ke masjid, luka di kakimu harus dibersihkan lalu diobati. Apa kamu sudah makan?”
“Belum Bu ustazah,” jawab bocah kecil itu.
“Ya sudah, nanti setelah salat zuhur kita makan ya,” balas ustazah Nita ramah.
Bocah kecil itu menatap wajah ustazah Nita dengan terkagum-kagum. “Andai saja wajah ibu kota seperti ibu Nita?” ucapnya getir. []
Indramayu, 2018
Faris Al Faisal lahir dan tinggal di Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bergiat di Forum Masyarakat Sastra Indramayu (Formasi) dan Dewan Kesenian Indramayu (DKI).