Batas Suci

Aku menunjuk ke jamaah yang melakukan seperti biasanya.

“Hahaha… tidak papa, pak. Yang namanya pakaian kan pasti kotor juga setelah dipakai, nanti kan dicuci bisa. Lagi pula, saya khawatir zhalim pada mereka yang tugas membersihkan mushala. Meskipun itu memang tugas mereka, saya tidak ingin menambah berat pekerjaan mereka. Meskipun banyak orang yang menginjak teras dengan alas kakinya. saya tidak mau termasuk orang-orang seperli itu, apapun alasannya. Sudah terbaca jelas kok tulisannya.”

Dia tersenyum.

“Sudah ya, Pak, saya ditunggu teman. Assalamu alaikum.” ***

 

M. Arie Hidayat, pegawai Swasta. Domisili di Banjarbaru,

Arsip Cerpen di Indonesia