“Lalu….bagaimana dengan kesembuhan saya setelah minum air itu Kyai, saya merasa sembuh dan segar, padahal itu adalah air dari Sofyan,” ucap Mahfud dengan kepala tertunduk.
“Tentu kesembuhan itu semata karena Allah meski air itu bukan dariku. Semua berasal dari keyakinan kita sendiri. Kita sesama manusia hanya wajib saling mendoakan, tapi selalu kukatakan agar kita selalu berusaha dan berikhtiar juga.” Lalu Kyai Farid memberi wejangan kepada kami berdua panjang lebar sore itu. Sungguh aku makin mengagumi pandangan dan sikap kiai itu, aku harap Mahfud juga begitu dan setelah ini ia bisa mengubah sikap dan pandangannya. ***
Mahan Jamil Hudani bergiat di komunitas Sarang Matahari Penggiat Sastra (SMPS) dan aktif di Komunitas Sastra Indonesia (KSI). Kini sebagai Kepala Sekretariat Lembaga Literasi Indonesia (LLI) yang didirikan penyair Ahmadun Yosi Herfanda, serta sebagai Redpel di portal sastra Litera.co.id.