Bidadari seperti Ibu

“Apa ibu bidadari?” tanya Amel.

“Tidak. Hanya orang yang selalu mengatakan ibu bidadari, katanya karena ibu selalu tersenyum pada setiap orang, ramah, lemah lembut, jujur, dan mau membantu siapa pun yang sedang kesusahan.” Ibu lalu tersenyum lagi pada Amel.

Amel tersadar, bahwa orang yang ramah, lemah lembut, jujur, dan mau membantu siapa pun yang sedang kesusahan akan jadi bidadari suatu hari nanti. (***)

Arsip Cerpen di Indonesia