Mendengar perkataan itu lalu si wanita beralih kepada si Albino, “Mulai sekarang kau urus segala sesuatunya.” Sembari menunjuk ke arah perempuan yang tengah sekarat di lantai itu. Sambil mengacungkan tangannya ke depan wajah si Albino, dia berkata, “Awas! Jangan sampai gagal.” Lalu keduanya masuk ke dalam kamar yang bau wanginya tercium hingga ke luar ruangan, meninggalkan si Albino bersama wanita ringgkih yang nyaris mati.
Si Albino mengendong wanita tersebut lalu membawanya ke sebuah tempat di mana segala macam transaksi terjadi. Seperti laiknya depp web atau yang para peretas sebut dengan darknet yaitu internet di dalam internet. Di sana orang-orang bisa apa saja, melakukan transaksi apa saja; mulai dari jual beli, sewa-menyewa, pinjam-meminjam, hutang-piutang, atau yang lainnya. Apa-apa yang tidak ada di dunia pada normalnya ada di tempat itu.
Si Albino sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini, bau-bauan yang menyengat, keadaan yang rebut, bahkan dari jauh sudah terbiasa terdengar umpatan, caci maki terlontar. Pokoknya orang-orang yang ada di dalam bukan orang baik-baik. Dia membawa si wanita menyelami tempat tersebut, berbaur dengan orang-orang di sana.
Yang perlu dia lakukan sekarang hanyalah menunggu; menunggu seseorang menghampirinya.
“Berapa harganya?” Seorang pria tua bertanya.
“Dia nyaris tidak berharga. Dia terlampau memiliki nilai tinggi,” sahut si Albino.
“Ayolah anak muda, jangan munaik. Buatlah dirimu berguna di tempat ini, di tempat yang indah ini. Surga dunia.”
“Maaf pak tua, bukannya aku hendak memeras, tapi jika kau menginginkan perempuan ini kau harus menyerahkan semua barang berhargamu.”
Dengan segera pak tua itu mengeluarkan sesuatu dari balik saku celananya. Digenggamnya dengan penuh arti lalu berucap, “Seharusnya benda ini berada di salah satu jariku. Tapi karena aku takut ada orang iri ingin memilikinya jadi aku menyembunyiknnya di saku celana.” Dia memperlihatkan cincin itu dengan bangga kepada si Albino.
Si Albino menatap cincin tersebut dengan takjub. Dia tahu bahwa cincin ini begitu langka. Hanya orang-orang istimewa yang punya kesempatan memiliki cincin ini, batinnya. Sebelum dia beranjak memikirkan sesuatu yang yang lain dia dikejutkan dengan gerakan-gerakan kecil di bahunya.