Kebencian Seorang Wanita

Lilin terombang-ambing karena angin. Sementara Samira masih terisak dalam sandaran di pundakku. Dia bangkit. Dia menatapku dengan tatapan nanar terbungkus air mata yang tak kunjung kduar dari kelopak matanya, berubah menjadi tersenyum tajam. Ia lalu mengangkat tangan dan melingkarkannya pada leherku. Aku sempat berpikir, apa yang akan Samira lakukan. Apa dia akan membunuhku? Apa dia tidak ingat dengan persahabatan kami?

“Dasar wanita jalang!” teriaknya.

Apa dia tahu perselingkuhanku dengan suaminya?

 

Anas S Malo. Lahir Bojonegoro. Belajar di Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Nahdhlatul Ulama Yogyakarta. Sekarang aktif di Lesehan Sastra Kutub Yogyakarta (ISKY). Karya-karyanya sudah tersiar di media lokal maupun nasional.

Arsip Cerpen di Indonesia