Kang Sareh

“Apa kau yang menyetorkan zakat?”

“Iya, Kang. Tadi begitu aku menerima amplop langsung kubelanjakan beras lalu kusetorkan, setelah itu baru kubelanja beberapa kebutuhan kita.”

“Maafkan aku ya, Kang.”

“Aku juga minta maaf. Tetapi ini semua dari mana?”

“Tadi tak lama panjenengan ke langgar. Ada beberapa orang datang bergantian.”

“Siapa?”

“Astaga! Maaf, Kang, tamu itu terburu-buru dan tak sempat kutanya namanya. Kukira panjengan sudah tahu siapa yang akan datang,” ucap istrinya sambil memandang mata Kang Sareh. Mata mereka saling berkaca dengan ekspresi wajah yang sedikit menegang, dengan perasaan takjub campur haru.

“Allahu Akbar!”

 

Dewandaru Ibrahim Senjahaji, lahir di Banyumas 3 Juni 1994. Beberapa puisinya termaktub dalam antologi puisi Dari Negeri Poci 6 “Negeri Laut” (2015), Dari Negeri Poci 7 (Yayasan Hari Puisi Indonesia, 2016). Saat ini menjadi teman belajar anak-anak SMKN 2 Purwokerto. Ia tinggal di Desa Pasir Lor, RT 03/02, Kecamatan Karang Lewas, Banyumas.

Arsip Cerpen di Indonesia