Bagi Jeumpa Keubiru, sebenarnya tidak ada hal penting dalam cerita yang ditulis ayah, kecuali mencari tahu alasan ayah menulis tidak bisa menatap mata Jeumpa Keubiru. Mengenai dua golongan yang sama-sama mengaku alim dan terus berkomflik di kampung ayah yang terlihat kumuh itu, sudah lama tidak menjadi urusan Jeumpa lagi, semenjak ia memilih menjadi agnostik. Gadis itu baru akan naik ke atas tempat tidur, saat telinganya samar-samar mendengar orang-orang berteriak, “Bakar penginapan itu! Ada banyak maksiat di sana!”
Ida Fitri, lahir di Bireuen pada 25 Agustus. Kumcer Pertamanya berjudul Air Mata Shakespeare (2016). Kumcer keduanya Cemong (2017)