Riwayat Secangkir Zamzam
Cerpen M.Z. Billal (Analisa, 26 Juli 2020) TAK ada yang terlambat untuk mencintai. Terutama mencintai Tuhan yang telah sangat baik…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen M.Z. Billal (Analisa, 26 Juli 2020) TAK ada yang terlambat untuk mencintai. Terutama mencintai Tuhan yang telah sangat baik…
Cerpen Supartika (Kompas, 26 Juli 2020) AKU, kau, dan kita semua mengenalnya dengan nama Brewok. Namun aku, kau dan kita…
Cerpen Silmi Afkarina Hanum (Republika, 26 Juli 2020) Malam itu, selepas melaksanakan shalat Maghrib, Rifai memenuhi pangilan kepala sekolah yang…
Cerpen Dul Abdul Rahman (Fajar Makassar, 26 Juli 2020) Kami penduduk Kampung Tengnga atau Alenangka lazim menyebutnya sebagai calo-calo. Tetapi…
Cerpen Artie Ahmad (Jawa Pos, 26 Juli 2020) TAK ada yang tahu berapa lama ia terkapar di bibir pantai. Semalaman…
Cerpen Risda Nur Widia (Haluan, 26 Juli 2020) SARANG lebah tiba-tiba menempel di atap belakang rumah baruku. Padahal dua hari…
Cerpen Ernest Hemingway (Suara Merdeka, 26 Juli 2020) Dia memasuki kamar untuk menutup jendela, padahal kami masih berada di ranjang…
Cerpen Dede Yetty Suminar (Pontianak Post, 26 Juli 2020) PEREMPUAN itu masih di sana. Berjalan berlenggak lenggok dengan senyum menebar…
TAK ada yang terlambat untuk mencintai. Terutama mencintai Tuhan yang telah sangat baik memberi ruang di semesta bagi kita hidup…
SEJAK ayah meninggal, ibu menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ibu bekerja sebagai akuntan di salah satu perusahaan yang…
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID