Cerita Anak Rina (Lampung Post, 31 Oktober 2021)
TIKAR menjadi salah satu alat manusia untuk melapisi tempat duduknya di lantai dengan tujuan tidak dingin atau kotor. Namun, karena makin lama makin using, tikar dibuang.
Kali ini, di sepanjang sungai, sebuah tikar usang baru saja dilempar ke sungai oleh pemiliknya. Dia terapung-apung di permukaan sungai. Ia segera melihat sekelilingnya. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan sebuah boneka tua.
“Kenapa kau ada di sini, Boneka?” tanya Tikar.
“Pemilikku membuangku ke sini. Ia telah bosan denganku karena aku sudah tua dan tidak cantik lagi,” jawab Boneka.
“Aku juga mengalami hal serupa. Tubuhku sudah banyak yang bolong. Pemilikku tidak menyukaiku lagi dan membuangku ke sungai,” kata Tikar.
Kemudian, mereka menjadi teman baik. Bersama-sama mereka terapung di sungai.
Di perjalanan, mereka bertemu dengan Sandal. Mereka segera menyapa Sandal.
“Kenapa kau ada di sini, Sandal?”
“Aku dibuang oleh pemilikku karena sudah tidak terpakai lagi. Pemilikku telah memiliki Sandal baru,” jawab Sandal.
Sandal pun berteman dengan Tikar dan Boneka. Mereka bertiga lalu berteman dan terapung bersama-sama hingga ujung sungai.
Mereka menyadari bahwa ketiganya masih dapat digunakan. Mereka dibuang karena pemilik telah memiliki benda baru yang menggantikan mereka. Padahal, jika pemiliknya bijak dapat memberikan ketiganya kepada orang yang membutuhkannya. Sebab, masih dapat dipergunakan. ***
.
Tikar Usang dan Boneka Tua. Tikar Usang dan Boneka Tua.
TIKAR menjadi salah satu alat manusia untuk melapisi tempat duduknya di lantai dengan tujuan tidak dingin atau kotor. Namun, karena makin lama makin using, tikar dibuang. Kali ini, di sepanjang sungai, sebuah tikar usang baru saja dilempar ke sungai oleh pemiliknya. Dia terapung-apung di permukaan sungai. Ia segera melihat sekelilingnya. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan sebuah boneka tua. “Kenapa kau ada di sini, Boneka?” tanya Tikar. “Pemilikku membuangku ke sini. Ia telah bosan denganku karena aku sudah tua dan tidak cantik lagi,” jawab Boneka.