MANUSIA DI KUBURAN

Puisi Raeditya Andung Susanto (Kedaulatan Rakyat, 04 Maret 2022)

MANUSIA

.

Katamu, bersatu dan bersama

Adalah cara menjadi kita

yang sempurna

.

Tapi kau lupa, bahwa sesungguhnya

manusia adalah tempatnya

Salah dan lupa

Patah dan luka

.

Februari, 2022

.

.

.

DI KUBURAN

.

Di kuburan, orang-orang

Berziarah untuk mendoakan

Kenangan

.

Februari, 2022

.

.

.

DI KAMAR MANDI

.

Di kamar mandi, orang-orang

Mencintai sepinya sendiri

.

Februari, 2022

.

.

.

DI JALANAN

.

Mereka meletakkan mimpinya

Di jalanan

Di antara lalu lalang kendaraan

Terik matahari

Dan aspal basah yang

diguyur hujan

.

Februari, 2022

.

.

.

DI KANTOR

.

Demi bertemu sabtu minggu, dari

Senin sampai Jumat mereka

Rela menabung rindu

.

Februari, 2022

.

.

.

MANUSIA

.

Katamu, bersatu dan bersama

Adalah cara menjadi kita

yang sempurna

.

Tapi kau lupa, bahwa sesungguhnya

manusia adalah tempatnya

Salah dan lupa

Patah dan luka

.

Februari, 2022

.

.

.

DI KUBURAN

.

Di kuburan, orang-orang

Berziarah untuk mendoakan

Kenangan

.

Februari, 2022

.

.

.

DI KAMAR MANDI

.

Di kamar mandi, orang-orang

Mencintai sepinya sendiri

.

Februari, 2022

.

.

.

DI JALANAN

.

Mereka meletakkan mimpinya

Di jalanan

Di antara lalu lalang kendaraan

Terik matahari

Dan aspal basah yang

diguyur hujan

.

Februari, 2022

.

.

.

DI KANTOR

.

Demi bertemu sabtu minggu, dari

Senin sampai Jumat mereka

Rela menabung rindu

.

Februari, 2022

.

.

*) Raeditya Andung Susanto, penyair kelahiran Bumiayu, Brebes. Sedang menyelesaikan studinya di Cikarang, Bekasi. Anggota Bumiayu Creative City Forum (BCCF).

.

MANUSIA DI KUBURAN. MANUSIA DI KUBURAN.

Arsip Cerpen di Indonesia