Kiai Genggong
Cerpen Moh Wan Anwar (Kompas, 11 Mei 2003) TUJUH hari setelah Mama mangkat, musyawarah memutuskan Kiai Genggong sebagai pengganti Mama….
Arsip Cerpen di Indonesia
Moh Wan Anwar (13 Maret 1970 – 23 November 2009) adalah seorang sastrawan Indonesia.
Ia mendapatkan gelar sarjana dari Jurusan Sastra Indonesia IKIP (sekarang Universitas Pendidikan Indonesia) dan kemudian melanjutkan studinya di Jurusan Ilmu Sastra Universitas Indonesia.
Ia menjadi dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten. Ia juga merupakan seorang redaktur dalam majalah Horison.
Salah satu karyanya adalah Sebelum Senja Selesai (2002) yang berisi puisi-puisinya.
Selain itu, puisi-puisinya masuk ke dalam antologi puisi Malam 1000 Bulan: Antologi Sebelas Penyair Bandung (1997), Transendensi Waktu (1996), Antologi Puisi Indonesia 1997 (1997), Angkatan 2000 (2000), dan Horison Sastra Indonesia; Kitab Puisi (2002).
Cerpen Moh Wan Anwar (Kompas, 11 Mei 2003) TUJUH hari setelah Mama mangkat, musyawarah memutuskan Kiai Genggong sebagai pengganti Mama….
Oleh Ade Setiawati (Padang Ekspres, 28 April 2019) Sepulang sekolah, Fadlan berlari-lari ke rumah Fira untuk mengantarkan kotak kue milik…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID