Dilarang Membawa Pulang Apapun Kecuali Kenangan
Cerpen Gusti Eka (Pontianak Post, 08 Desember 2019) Ini adalah tanah yang tak kukenal. Ketika meninggalkan desa terakhir bau tanahnya merasuk. Entah…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Gusti Eka (Pontianak Post, 08 Desember 2019) Ini adalah tanah yang tak kukenal. Ketika meninggalkan desa terakhir bau tanahnya merasuk. Entah…
Cerma Tri Hartati (Pontianak Post, 10 November 2019) Membawa perasaan patah hati ke tepi sungai adalah hal pertama yang Fanny lakukan….
Cerpen Kakanda Redi (Pontianak Post, 06 Oktober 2019) Perempuan cantik itu mati dengan cara yang mengenaskan. Motor yang dia kendarai meluncur deras…
Cerpen Diani Anggarawati (Pontianak Post, 22 September 2019) Aku sedang menuangkan teh ke dalam cangkir, ketika dia memulai ceritanya yang ia anggap…
Cerpen Kakanda Redi (Pontianak Post, 01 September 2019) Tadinya, orang-orang rajin datang ke rumah Mbah Kubro, kakekku, hanya untuk melihat bagaimana Mbah…
Cerpen Kak Ian (Pontianak Post, 28 Juli 2019) Senja mulai berwarna kemerahan saat Seno membawa belut-belut hasil dari pemburuan di sawah. Ia…
Cerpen Silvia (Pontianak Post, 07 Juli 2019) Kebahagiaan selalu menjadi hal yang menyenangkan, sedangkan kebencian selalu menjadi hal yang menyakitkan. Sejak kecil,…
Cerpen E. Widiantoro (Pontianak Post, 30 Juni 2019) Orang-orang Tanjung Nipah gerah sebenarnya. Gerah dengan Wak Jiban. Setiap masuk waktu salat, bersegeralah…
Cerpen Dodi Goyon (Pontianak Post, 10 Maret 2019) Jajan? Putih mata hampa tangan. Ke sekolah tak jajan. Menelan liur menyeka ludah. Empat…
Cerpen Aiko Miyuhara (Pontianak Post, 10 Februari 2019) “Udinnn!” teriak Pak Gundul memanggil salah satu bawahannya.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | |||||
| 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
| 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 |
| 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 |
| 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 |
| 31 | ||||||
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID