Kakek Pengekal Ingatan
Barangkali kau sudah mendengar kabar kedatanganku di kota ini. Di kotamu yang telah menjadi bangunan museum ingatanku.
Arsip Cerpen di Indonesia
Barangkali kau sudah mendengar kabar kedatanganku di kota ini. Di kotamu yang telah menjadi bangunan museum ingatanku.
Bercerita tentang teman baru itu memang mengasyikkan. Ada hal-hal yang tak terduga bisa kita alami. Dan kali ini aku ingin…
Seingatku sekitar lima tahun lalu aku ke sini, tepat saat kita dahulu begitu dekat. Kau yang mengajakku sembari mengatakan bahwa…
Lagu-lagu kedamaian berhenti di tengah-tengah manusia yang merindukannya. Karmin pemilik rambut sebahu itu melangkahkan kakinya menuju hatinya yang sunyi. Karmin…
ADA sesuatu yang basah di kedua sudut matanya, setelah membaca pesan di ponselnya: “Maturnuwun ya Say, sing tak tresnani nganti…
SORE yang basah. Bau tanah menguap ritmis, menimbulkan aroma kerinduan pada kehidupan kampung masa kecil. Menentramkan. Hujan baru saja reda….
Gemblung bae ayu apamaning warase. Pernyataan serupa itu kerap telontar dari mulut-mulut kuli panggul di Pasar Thengok ini. Semua lelaki…
Namaku Pramastuti. Bapak dan ibuku memanggilku dengan sebutan Genduk, sebagai penanda bahwa aku adalah anak perempuan mereka. Hanya dua tahun…
Nisa dan Ana sedang bercengkrama di selasar madrasah, ngobrol tentang banyak hal, terutama masalah sekolah adik-adik mereka. Pasalnya, tiga adik…
Derap sepatu laras seperti sengaja dihentak-hentakkan memecah malam. Membuat jantung orang-orang yang mendengarnya berdegup kencang. Saat itu usiaku masih balita,…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | ||||
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID