Lanskap Cinta

 redaksicerpen  Friday, 23 December 2022  0 Comments on Lanskap Cinta

Cerpen Helmy Khan (Suara Merdeka, 15 Desember 2022) EL, dahan pohon mimba ini tak pernah behenti dihempas angin. Berserakan daun-daunnya…

Darah Lebih Kental dari Air

 redaksicerpen  Friday, 23 December 2022  0 Comments on Darah Lebih Kental dari Air

Cerpen Amelia Zelene (Pontianak Post, 18 Desember 2022) BELUM berlalu luka yang tertoreh di hati Naila sebab kezoliman saudari kandungnya….

Lontarak

 redaksicerpen  Thursday, 22 December 2022  0 Comments on Lontarak

Cerpen Andi Suruji (Kompas, 23 Mei 2004) TIDAK jauh dari tempat memarkir mobil, saya melihat kakak sepupu saya bersama suaminya…

Dari Mana Datangnya Mata

 redaksicerpen  Thursday, 22 December 2022  0 Comments on Dari Mana Datangnya Mata

Cerpen Veven Sp Wardhana (Kompas, 16 Mei 2004) dari mana datangnya lintah/dari sawah turun ke kali

Berat Hidup di Barat

 redaksicerpen  Thursday, 22 December 2022  0 Comments on Berat Hidup di Barat

Cerpen Soeprijadi Tomodihardjo (Kompas, 09 Mei 2004) SIAPA takkan terbangun mendengar dering suara bising yang mengganggu telinga di pagi buta?…

Seperti Angin Berlalu

 redaksicerpen  Thursday, 22 December 2022  0 Comments on Seperti Angin Berlalu

Cerpen Wilson Nadeak (Kompas, 02 Mei 2004) SIAPA yang meninggal??

Catatan Musim Buah

 redaksicerpen  Tuesday, 20 December 2022  0 Comments on Catatan Musim Buah

Cerpen Yetti AKA (Nova 1358/XXVII 03-09 Maret 2014) WAKTU itu, ya, katakanlah memang demikian kebenarannya, seekor ular kecil yang memiliki…

Kantor

 redaksicerpen  Tuesday, 20 December 2022  0 Comments on Kantor

Cerpen Ni Komang Ariani (Nova 1356/XXVI 17-23 Februari 2014) APAKAH sebuah pekerjaan bisa membunuhmu?

Chief Sitting Bull

 redaksicerpen  Monday, 19 December 2022  0 Comments on Chief Sitting Bull

Cerpen Umar Kayam (Horison Nomor 1 Tahun I, Juli 1966) PAGI itu tidak banyak orang yang berkerumun di sekitar carousel…

Sebatang Pohon yang Tak Bahagia

 redaksicerpen  Monday, 19 December 2022  0 Comments on Sebatang Pohon yang Tak Bahagia

Cerpen Guntur Alam (Nova 1354/XXVI 03-09 Februari 2014) DI belakang rumah kami, ada sebatang pohon sawo yang tak bahagia.