Baca juga: Sepatu itu Ada dalam Hatiku – Cerpen Basuki Fitrianto (Lampung Post, 18 Februari 2018)
“Edd, kaukah itu?”
Ia berdiri kokoh menyongsong saya yang menuruni tangga. Tatapannya begitu tajam. Ia mengangsurkan tangan, seakan-akan hendak berjabatan tangan dengan saya. Akan tetapi, begitu saya menyambut tangannya, tiba-tiba sosok itu menarik saya dengan sangat kuat. Saya kehilangan keseimbangan lantas menubruknya. Dan, saya tidak ingat apa-apa lagi selain rasa perih yang membekas di kening saya, juga istri saya yang tak henti-hentinya berteriak-teriak panik.