Mendadak wajah mertuanya seolah berada di hadapannya. Markum tidak peduli dan menghajar bola itu dengan kekuatan penuh. Bismillah!!! Ziggg!!! Bola melesat ke arah gawang, bagai menghantam wajah mertuanya yang sinis. Penonton berteriak-teriak, bergemuruh, hingga membuat stadion hampir roboh.
Markum jatuh terkulai. Markum tidak tahu apakah bola yang baru saja ditendangnya berhasil masuk ke gawang atau tidak. Yang ia sadari adalah gema suara penonton yang riuh rendah. Masya Allah… Markum pingsan! ■
Tangerang Selatan, 2018
Zaenal Radar T, menulis Skenario televisi dan Cerita Pendek. Bukunya yang telah terbit; Si Markum (Penerbit Alvabet, 2017).