Baca juga: Daun-daun Beluntas – Cerpen Tjak S Parlan (Media Indonesia, 28 Mei 2017)
Latifa mengatakan itu dengan sungguh-sungguh. Lalu, seperti sesuatu yang telah di rencanakan, mereka beranjak dari beranda itu dalam waktu yang nyaris bersamaan. Jame membuka pintu pagar dan Latifa mengekor di belakangnya. Gang di depan rumah itu sunyi. Tiba-tiba mereka tergerak untuk berjalan menyusuri gang. Bulan memancar, memantulkan bayangan tubuh mereka ke permukaan aspal yang kasar. ■
Pagesangan, 4 Maret 2018
Tjak S Parlan lahir di Banyuwangi, 10 November 1975. Cerpen dan puisinya sudah disiarkan di berbagai media. Buku kumpulan cerpennya Kota yang Berumur Panjang (Basabasi, 2017). Selain menulis, sehari-harinya mengerjakan ‘perwajahan’ untuk sejumlah buku dan sejumlah penerbitan lainnya. Mukim di Ampenan, Nusa Tenggara Barat