Baca juga: Prasangka – Oleh Elisa DS (Lampung Post, 23 September 2018)
“Kita berobat ke dokter dulu ya, Sayang.” Mama menghampiri Dinda yang masih tiduran di tempat tidurnya.
“Maafkan Dinda, ya Ma. Dinda tidak akan jajan sembarangan lagi.”
“Iya, Sayang. Yang penting sekarang Dinda cepat sembuh.”
Dinda lega sudah meminta maaf pada Mamanya. Ia berjanji lebih berhati-hati jika ingin jajan. Ia pun akan makan sayuran lagi. (49)