Catatan:
[1] Jalan lintas Bengkulu-Lubuklinggau rawan kejahatan dari perampokan, pembunuhan, sampai penjarahan hasil bumi. Kerusuhan bersamaan dengan meninggalnya Nenek Nahadim terjadi di Desa Blitar, Kecamatan Binduriang. Warga memblokade jalan lintas yang menghubungkan Bengkulu dan Sumatera Selatan setelah penembakan seorang warga hingga tewas oleh polisi. Penembakan berawal saat mobil patroli Kepolisian Resor Rejang Lebong mengawal truk bermuatan barang pada pukul 02.00. Saat melintasi Desa Blitar, sejumlah orang melempari mobil polisi. Polisi langsung mengejar pelaku dan menembak salah seorang pelempar hingga tewas.
[2] Upacara adat mandi kasai di Lubuklinggau telah berlangsung sejak abad ke-14. Mandi kasai adalah mandi pengantin pada sore hari seusai persedekahan atau duduk pengantin. Kedua mempelai dimandikan seorang tetua di alam terbuka, diiringi pemberian nasihat dari keluarga kedua mempelai. Seusai dimandikan, orang-orang yang hadir simburmenyimbur air hingga semua basah kuyup.
[3] Model adalah makanan khas Sumatra Selatan. Mirip pempek, tetapi disajikan dengan kuah bening seperti bakso.
Majenis Panggar Besi menulis buku kumpulan cerita pendek termutakhir Tentang Seseorang yang Gemar Meminta Ciuman (2018).