Baca juga: Angku Zainal – Cerpen Adam Yudhistira (Republika, 26 Agustus 2018)
Aku menelan ludah.
“Saat masih bersama-sama kami kerap bertengkar dan itu dipicu oleh kebutuhan-kebutuhan keluarga. Dua tahun yang lalu kami memutuskan bercerai. Kadang, masalah ekonomi menjadi sebab bercerainya sepasang suami-istri.”
Kami terus berbincang hingga sebuah mobil datang menjemputnya. Sepeninggal perempuan itu aku kembali ke depan panggung, duduk menopang dagu, menunggu Nor Agus membacakan puisinya.
Malang, 2018
Latif Fianto lahir di Sumenep. Cerpennya, “Kota Agats”, juara 3 Festival Sastra Islam Nasional, FLP Makasar, 2015. “Perempuan yang Berdiri Sepanjang Waktu” masuk sepuluh pemenang Lomba Cerpen Kisah-Kisah Kota Lama Semarang, 2016. Novel pertamanya Batas Sepasang Kekasih (Basabasi, 2018).