Burung Bapak

Baca juga: Anjing Pak Gendang – Cerpen Arsyad Salam (Padang Ekspres, 04 November 2018)

Bapak beranjak dari duduknya. Berjalan pelan menghampiriku. Kemudian bapak berbisik, “Nak, burung bapak butuh sangkar. Bapak berencana akan kawin dengan perempuan itu” Suara bapak begitu pelan.

Aliran darahku seperti membeku. Aku tak percaya dengan apa yang bapak ucapkan.  (***)

 

Majidi, 2018

Rifat Khan. Lahir pada tanggal 24 April 1985. Beberapa karyanya dimuat Metro Riau, Majalah Cempaka, Suara NTB, Lombok Post, Radar Surabaya, Radar Banyuwangi, Radar Bromo, Radar Sulbar, Banjarmasin Post, Satelit Post, Basabasi, Tabloid Nova, Detikcom, Cendana News, Majalah Simalaba, Tribun Jabar, Bali Pos, Padang Ekspres, Sinar Harapan, Media Indonesia, Jurnal Nasional, Riau Pos dan Republika. Kini mukim di NTB dan bergiat di Komunitas Rabu Langit Lombok Timur.

Arsip Cerpen di Indonesia