Tanpa banyak cakap lagi, segera kutinggalkan lelaki itu. Sungguh aku tak mau merasa tertipu lagi.
***
Baca juga: Laki-laki yang Datang dari Surga – Cerpen Zainul Muttaqin (Tribun Jabar, 07 Oktober 2018)
PAGI berikutnya, ketika aku sudah berharap tidak bertemu dengan penjual pil tukang tipu itu lagi, aku justru mengalami guncangan emosional yang tak tanggung-tanggung. Ketika langkah baru sampai di ruang tamu rumahku, aku melihat jasadku yang sudah ramai dikelilingi para sanak kerabat. Katanya, tadi malam aku telah tertidur selama-lamanya setelah sempat mengeluh sakit kepala yang luar biasa.
Iya, aku ingat saat istriku kebingungan dan menangis tersedu ketika menyadari bahwa kanker otak yang telah kuderita dua tahun silam ternyata hanya diam sebentar. Sementara aku tak lagi punya pil penambah umur itu.
Adi Zamzam, lahir di Jepara, 1 Januari 1982. Cerpennya dimuat di sejumlah media. Bukunya antara lain kumpulan cerpen Laba-laba yang Terus Merajut Sarangnya (UNSA Press, 2016) dan novel remaja Persembahan Teruntuk Bapak (DIVA Press, 2017).