Wawancara Kerja

Otakku telah dimakan oleh ketakutan dan kecemasan akan pertanyaan yang dilontarkan dalam wawancara kerja ini. Aku seketika menghirup napas, lalu secara perlahan mengembuskannya, berharap hal itu bisa membuatku lebih santai.

Telapak tanganku terasa basah. Punggungku juga. Padahal AC di ruangan ini begitu dingin, aku bisa melihat angka penunjuk suhunya… 16. Bukankah itu suhu terendah? Perempuan di sampingku juga beberapa kali mengusap lengan dan telapak tangannya, berusaha menghalau dingin.

Aku menelan ludah.

Tidak. Pewawancara di dalam tidak akan bertanya tentang agama. Dia akan bertanya hal-hal yang lain. Tengoklah perempuan yang bertugas memanggil kami satu per satu ini, penampilannya tidak mengindikasikan dia mewakili satu agama. Aku tak bisa menerka apanya agama. Dia terlihat sama denganku, dengan Putu Gede atau bahkan Cristian Hadinata tadi. Jadi kurasa, tidak akan ada pertanyaan tentang agama di dalam sana. Lalu, apa? Aku benar-benar tak bisa menerkanya.

***

PINTU kembali berderit dan terbuka, perempuan itu muncul kembali. Tinggal tersisa aku dan perempuan di sampingku.

“Abe,” dia menyebut namaku. Jantungku serasa berhenti berdetak. Dengan sedikit gemetar, aku bangkit dari dudukku. Kubawa serta tasku, seperti yang dilakukan oleh pelamar sebelumnya. Kami melewati lorong yang cukup panjang, lalu berbelok ke arah kanan. Di sebuah pintu yang bertuliskan nama seseorang, dia berhenti, mengetuk, terdengar sahutan dan dia membukan pintu untukku.

“Silakan,” dia tersenyum, aku mengangguk. Pintu tertutup. Seorang laki-laki berwajah santun, rambut mulai memutih duduk di belakang meja. Dia tersenyum dan dengan isyarat mata memintaku mendekat.

“Silakan duduk,” ucapnya sembari membuka-buka berkas lamaranku yang ada di depannya. Aku duduk dengan perasaan semakin tak karuan.

“Aaa Bebe,” dia menyebut namaku.

“Iya, Pak.” Aku menyahut, terdengar pelan.

“IPK-mu bagus. Baru berusia dua puluh lima tahun.”

“Benar, Pak.”

“Berarti pernah ikut pemilu, ya?”

“Ya,” aku menjawab dengan ragu.

Arsip Cerpen di Indonesia