“Pas Ramadhan kamu masih mau jualan donat?” tanya Fadlan.
“Jelas aku ingin berjualan. Kan ada kamu yang mau membantu,” jawab Fira dengan senangnya karena mempunyai teman yang mau membantunya dikala susah.
“Kalau begitu ayo kita nanti malam ke masjid untuk pergi mengaji.” Ajak Fadlan kepada Fira yang juga sudah berhenti mengaji.
Fira pun sedikit enggan mengikuti ajakan Fadlan untuk pergi mengaji kembali. Meskipun mengaji di masjid tidak membayar, tetapi tetap saja Fira enggan ikut mengaji karena tidak mau mendengar ejekan dari teman-temannya yang lain karena tidak sekolah lagi.
“Tapi aku malu sama teman-teman kalau aku tidak sekolah lagi,” ujar Fira yang mulai sedih.
“Tidak apa-apa. Aku tidak akan membantu kamu kalau kamu tidak mengaji lagi. Sebentar lagi kita akan libur mengaji karena mau puasa ramadhan. Rugi lho kamu tidak ikut pawai obor sama ustadz dan ustadzah,” ujar Fadlan sedikit mengancam dan memanas-manasi Fira yang merupakan santri yang disayang ustadzah.
Fira pun mengangguk pelan karena ragu dengan ajakan Fadlan.
***
Setelah ditunggu-tunggu Fadlan, akhirnya Fira mau pergi ke masjid untuk mengaji. Langkah Fira sangat berat karena takut diejek teman-temannya apalagi Nala yang merupakan anak dari pengusaha beras di sekitar kawasan daerah sana.
Sampai di masjid apa yang dibayangkan Fira pun terjadi bahwa Nala dan teman-temannya yang lain mengejek Fira karena tidak sekolah lagi.
“Kamu kok berani ke masjid tapi tidak berani ke sekolah,” ujar Nala yang sering mengejeknya. Fadlan tahu bahwa Nala mengejek Fira karena sama-sama bersaing untuk mendapatkan juara dulu di kelas.
“Karena masjid itu milik hamba Allah SWT yang mau beribadah dan membantu temannya apabila kesusahan.” Tiba-tiba terdengar suara ustadzah dari belakang Fira yang juga baru datang ke masjid.
Fira sangat bahagia dengan kehadiran ustadzah yang sudah lama tidak dijumpainya.
“Seharusnya Nala membantu Fira, bukan mengejek Fira,” ujar ustadzah dengan senyuman manisnya sembari membelai lembut kepala Fira dan Nala.
Ustadzah pun mengajak Fira dan teman-temannya untuk masuk ke masjid dan mengaji.
***