“Aku ingin membuang jauh-jauh kupu-kupu ini.”
Tangan Rika mengambil kupu-kupu itu dari jimpitan si lelaki. Lalu, dilepasnya begitu saja. Kupu-kupu itu mengepakkan sayapnya menuju langit-langit masjid, tapi sayap itu patah dengan sendirinya, terlepas dan berhambur halus di lantai. Rika dan lelaki itu seperti melihat masa lalunya yang kelam telah runtuh di tempat itu.
Gaptim, 18.5.19
A Warits Rovi Lahir di Sumenep, Madura, 20 Juli 1988. Karya-karyanya berupa cerpen, puisi, esai, dan artikel dimuat di berbagai media nasional dan lokal, antara lain: Kompas, Jawa Pos, Horison, Media Indonesia, Republika, Suara Merdeka, Seputar Indonesia, Indo Pos, Majalah FEMINA, Kedaulatan Rakyat , dll. Juara II Lomba Cipta Cerpen tingkat nasional ICLaw Green Pen Award 2019. Buku cerpennya yang telah terbit Dukun Carok & Tongkat Kayu (Basabasi, 2018).