Waktu ia mulai memasukkan butir-butir beras ke dalam selongsong ketupat dari daun kelapa muda, ia teringat suaminya yang meninggal di awal bulan puasa. Untuk pertama kali dalam hidupnya ia merasakan ada yang hilang di rumahnya. Suasana dan tekanan rasa sepi merayap di dada. Biasanya di hari sebelum Lebaran, sore sebelum berangkat ke masjid, suaminya sudah membantu di dapur. Membersihkan beras lalu merendam di air sebelum dimasukkan ke dalam selongsong ke tupat. Kemudian mencuci telur untuk direbus. Daging ayam juga dibersihkan dan dipotong-potong.
Waktu kampung itu masih longgar dan rumah-rumah belum sepadat sekarang, keluarganya memelihara ayam. Untuk keperluan Lebaran, memasak opor ayam cukup menangkap seekor ayam jago, disembelih, dibersihkan bulunya, kemudian dipotong-potong dagingnya. Siap di masak. Tetapi sekarang, memelihara ayam kampung berarti siap bertengkar dengan tetangga. Sebab kotorannya ada mana-mana. Bahkan kadang ayam suka melahapi makanan tetangga.
Suara takbir di masjid terdengar jelas. Anak-anak yang berkumpul di halaman masjid makin banyak. Mereka menjadi peserta lomba takbiran keliling. Sumi sendiri salat jamaah Isyak di musala dekat rumah. Begitu pulang dari musala, dia langsung masuk dapur setelah sebelumnya menyetel kaset takbiran yang dibelikan suaminya setahun lalu.
Suara orang bertakbir selalu membuat dirinya terharu. Membuat trenyuh, begitu kata neneknya. Karena menurut neneknya, begitu terdengar suara takbir maka para leluhur yang telah meninggal menjadi gembira. Mereka akan mendapat kiriman pahala dari anak cucu yang mendoakan dan beramal baik pada saat itu.
Sumi ingat suaminya. Dia pasti juga gembira di alam kubur. Ketiga anaknya malam ini panen pahala. Sebab selain membayar zakat fitrah, mereka juga memberikan hadiah kepada anak-anak yatim tetangga. Yang bungsu pun sempat menitipkan hadiah kepada kakak-kakaknya. Dia masih kuliah dan sering membantu dosennya dalam kegiatan di kampus. Jadi sudah bisa mencari uang sendiri.
Sumi memarut kelapa. Santan yang dibuat dari parutan kelapa sendiri membuat opor lebih enak dibanding santan kemasan yang dibeli di toko. Dia juga menyiapkan sambal krecek dan kentang. Kalau opor dan sambal selesai dimasak dia sudah merencanakan akan menggoreng kerupuk udang. Rasanya kurang lengkap kalau di hari raya Lebaran tidak dihidangkan ketupat opor ayam, sambal krecek, dan kentang goreng. Ditambah kerupuk, lengkap sudah.