Baca juga: Siapa Pembunuh Mira Marcela – Cerpen T Agus Khaidir (Analisa, 16 September 2018)
Uh! Inilah panggung kehidupan dengan segala skenario dan peran. Terkadang aku kecewa, tetapi apa daya? Hanya dalam hening, manusia dengan nurani terbersih yang dapat mendengarkanku berkisah.
Nenek keluar dari rumah tua, melingkarkan kalung pada lenganku. Aku terhibur. Kalung dengan loncengwarna-warni dan bohlam aneka warna seketika menghias tubuhku.
Ah, sampai di sini dulu kisahku. Jika kamu senang mendengarku bercerita, ingatlah aku: Cemara, si Pohon Pengisah.
Medan, akhir Juni 2018
WPI-Sumut.
Liven R. Penulis adalah ghostwriter/cowriter; tenaga pendidik