Cornelia dan Api di Dadanya

“Lia, ayo pulang. Hadiah ulang tahunmu sudah Ayah sediakan. Nih, Choki sampai ikut Ayah kemari untuk memastikan kalau Lia sehat.”

Baca juga: Matinya Penyembah Puisi – Cerpen Ken Hanggara (Rakyat Sultra, 19 September 2018)

Sosok yang melayang itu menarik tangan Cornelia. Tubuh Cornelia bisa bergerak bebas di udara. Bahkan dia bisa memeluk sosok yang menyerupai ayahnya itu. Hanya satu yang tidak ia mengerti.

Mengapa di pembaringan ada anak kecil yang mirip dengan Cornelia?

Tapi Cornelia segera tahu jawabannya setelah melihat dokter-dokter bermasker itu saling menggelengkan kepala.

Dengan penuh semangat, Cornelia melayang-layang sambil kejar-kejaran dengan Choki. ***

Purworejo, 16 Agustus 2018

Arsip Cerpen di Indonesia