Lelaki Itu Memilih Pintu Berbeda

Baca juga: Ibu, Ayah di Mana? – Cerpen Fahmi Abdillah (Suara Merdeka, 30 September 2018)

Pada saat yang sama, di balik pintu yang megah, orang-orang sedang melaksanakan puncak ibadah. Tak terkecuali Jupri. Jupri melihat laki-laki berusia senja tetangganya itu bersama-sama menuntaskan ibadah. Sama seperti hari-hari lalu, laki-laki senja itu tak bicara sepatah kata pun. Cuma tersenyum. Senyum sapaan. (28)

 

Ismul Farikhah, guru SMPNegeri 5 Kepil, Wonosobo.

Arsip Cerpen di Indonesia