Baca juga: Firasat – Cerpen Jelsyah Dauleng (Haluan, 08-09 September 2018)
Mendengar kabar itu, Bu Pon terdiam seribu bahasa. Tangannya yang memegang gawai menggigil hebat. Wajahnya pucat. “Bu,” kata suaminya berulang-ulang di ujung telepon, tetapi tak ada sahutan. Ibu-ibu yang berkumpul di dekat Bu Pon heran dengan perubahan gestur Bu Pon. Mereka bergantian bertanya, “Ada apa, Bu Pon?”
Bu Pon tak menjawab. Lalu. Rubuh. (*)
Oxandro Pratama. Belajar di Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Inggris, Universitas Andalas, Padang. Suka menulis cerpen, puisi, dan kritik: film, musik, dan budaya. Tinggal di Bukittinggi.