Di antara semua sesal, pikiran Tan kembali merunut letak ujung prahara yang menimpanya. Amarah Tan meruncing saat logikanya menasihati, sebaiknya ia menyalahkan diri sendiri. Menyalahkan reaksinya–yang telanjur terjadi ketika melihat apa saja yang seharusnya tidak ia lihat, dari sebuah lubang. Tan menangis semakin keras. (M-2)
Putri Lestari, saat ini sedang tinggal di Yogyakarta. Bekerja sebagai pengajar paruh waktu dan bergabung dengan beberapa komunitas menulis