Selembar Daun Randan

Selembar daun pandan
Tenggelam di perut santan.
Rusuknya patah,
Dagingnya pecah.
Geletup-geletup didih air
Memeras seratnya serabut
Sari patinya memuai
Bercampur minyak serai.
Uapnya melambung
Membentur tudung.
Kuapnya mendaptakan
Embun akar.
Embun akar menjelma jadi cairan
Getah bagai ludah.
Aroma getah itu melambung
Sampai di hidungku.
Di hidungku, ia kemudian bercerita
Tentang sakitnya dipukul
Kulit kayu manis
Dan enau merah gula.
Di hidungku. ia kemudian berkisah
Tentang manisnya hidup serumpun
Bersama padi
Di tepi sawah.
Ramoun Apta lahir di Muarobungo, Jambi. Pedayang Batu Mustika di Pasar Raya (2018) adalah buku puisi perdananya.