Tapi, kemudian kesenangan itu tidak berlangsung lama. Sejak kebaikan itu, Kaji Daspan berkali-kali datang ke rumah kami. Kami tidak tahu kalau kebaikan itulah yang akhirnya membuat keadaan menjadi tidak baik. Tentu, kami bersyukur atas kebaikannya. Kami bukan orang yang tidak tahu berterima kasih. Bahkan untuk membayar kebaikan Kaji Daspan, suamiku rela menginap untuk menjaga empangnya. Meski sebelumnya suamiku menolak. Tapi, lantaran tidak enak hati, aku menyetujuinya untuk menginap. Ditambah Kaji Daspan memberikan gaji lebih. Jadi itu lumayan untuk menambah penghasilan bulanan.
Tapi, kemudian kesenangan itu tidak berlangsung lama. Barangkali orang-orang tidak akan tahu keadaan yang sebenarnya di keluarga kami. Bahkan mungkin suamiku sendiri. Sebab, keputusanku ini memang sepihak dan mungkin juga merugikan keluargaku. Tapi, tekanan yang kualami barangkali tak akan menjawab nasihat-nasihat yang mungkin dipikirkan semua orang. Sebab mereka bukan aku, sebab mereka tidak mengalaminya. Maka keputusanku ini mutlak dan aku tidak cukup waktu untuk memikirkan hal yang sebenarnya tidak bisa kuselesaikan dengan bahagia.
Tapi kemudian kesenangan itu tidak berlangsung lama. Sejak pintu kamar anakku setengah terbuka, dan dari kamar itu aku tahu bahwa dunia telah terbuka di depan mataku. Aku merasa jantungku seperti merosot jatuh dari ketinggian dan aku tidak bisa berteriak sambil menahan sakit di ulu hatiku. Kira-kira hampir satu menit aku mematung di depan pintu kamar anakku yang setengah terbuka. Kemudian, dengan langkah yang berat aku pergi ke dalam kamar dan tidur.
Setelah kejadian pintu setengah terbuka itu, aku berharap peristiwa itu tidak terulang. Tetapi, apa yang kupikirkan ternyata salah, hampir tiga kali dalam sepekan aku melihatnya lagi. Perasaan ini aku simpan sendiri. Sampai akhirnya aku tidak tahan dan aku harus mengatakan bahwa aku meminta cerai kepada suamiku. Aku ingin anakku terbebas dari tekanan berahi Kaji Daspan. Aku tidak sampai hati melihat anakku secara berkala disetubuhi Kaji Daspan.
Aku tahu jika orang-orang mengetahui kejadian ini pasti mereka bertanya, kenapa tidak bilang saja sama suami kalau anaknya diperkosa?
Maka, jawaban yang paling tepat adalah bagaimana kalau ternyata suamiku ikut mengamini kejadian ini. ***
Jogja, 2019
Cerpen ini ditujukan untuk Suryana Hafidin di Indramayu.
KETERANGAN:
[1] Istriku
[2] Dalam konteks ini artinya berhubungan badan
[3] Ihh… lagi tanggal merah nih.
Kedung Darma Romansha. Lahir di Indramayu. Kumpulan puisi terbarunya Masa Lalu Terjatuh ke Dalam Senyumanmu (2018). Menulis novel berjudul Telembuk (Dangdut dan Kisah Cinta yang Keparat) yang masuk lima besar Kusala Sastra Khatulistiwa dan buku rekomendasi Tempo 2017. Sekarang mengelola komunitas Rumah Kami Yogyakarta.