Menjemput Kekasih
BAPAK dengar ada ketukan pintu tadi, sudah datangkah Makmu?” tanya Mulyono pada Maharani putrinya.
Arsip Cerpen di Indonesia
BAPAK dengar ada ketukan pintu tadi, sudah datangkah Makmu?” tanya Mulyono pada Maharani putrinya.
SEMBURAT mentari pagi mewarna dedaunan kuning keemasan. Semilir angin membirama kelindan ranting dalam harmoni alam. Burung-burung puisikan kicau menawarkan merdu…
LAGI-LAGI siang ini aku melihatnya melamun di bawah pohon randu belakang kelas XII saat istirahat kedua. Tatapannya kosong. Menerawang jauh….
Cerpen Firman Fadilah (Radar Kediri, 12 September 2021) SEPERTI bianglala itu, hidup kadang naik dan turun, kadang mengutuk takdir ketika…
SI KRITIKUS kenamaan itu bersetia dengan layar laptop yang menyala bagai bola lampu dan kadang-kadang mengantuk.
“RIF! Cepat ke sini.”
PERJALANAN hidup memang tak bisa kita diketahui. Hal yang tak masuk di akal kini bisa terulang kembali. Doni, sebut saja,…
ANAK pertama. Dia yang katanya keras, tegas, ego tinggi. Anak pertama, dia yang dipundaknya ada tanggung jawab, menjadi contoh buat…
BUKANKAH kita semua budak cinta? Hidup adalah tentang cinta. Tidak ada seorang ahli ibadah tanpa kecintaannya pada Sang Pencipta. Tidak…
SEPASANG kekasih tampak berdiskusi membahas hubungan mereka. Pembahasan ini cukup sensitif, jadi mereka berdiskusi dengan penuh hati-hati. Namun, sifat keras…
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID