Kau hanya Tertawa; Hanya di Jalan; Amsal Kandang; Kulepas Sepatu di Depan Pintu

Puisi-puisi Isbedy Stiawan ZS (Koran Tempo, 17-18 November 2018)

Kau Hanya Tertawa ilustrasi Koran Tempo.jpg
Kau hanya Tertawa ilustrasi Koran Tempo

Kau hanya Tertawa

 

kau hanya tertawa menyaksikan

jam berdentang. langkah lelaki

yang gemetar karena bimbang

kau tertunduk sewaktu matahari

sentuh tanganmu. seperti malam jadi malu ketika

bulan berlari menuju pagi

baiknya kau susun pertemuan

dan aku membukakan jalan

melangkah kau dan aku

 

Bkl 14 Juli 2018

Arsip Cerpen di Indonesia