Piknik Toserba

Mentari hari Minggu masih belia namun kemeriahan OmniGoods Pulogebang telah berdenyar. Lebih dari lima ratus mobil terparkir di halaman parkirnya yang luas. Banyak pula yang berduyun-duyun datang menggunakan motor atau transportasi publik. Tiap akhir pekan seluruh cabang toserba itu menyelenggarakan beraneka rupa acara.

Pagi ini mereka menghelat demo masak yang melibatkan seribuan peserta. Meja-meja panjang dijejerkan, pun pengeras suara berjenama yang terasa empuk di gendang telinga. Di setiap acara OmniCorp, pengunjung memiliki kesadaran untuk tak membuang sampah sembarangan. Mereka memang terkenal akan kebersihannya, juga perhatian berlebih pada detail. Setiap dua puluh meter tersedia kotak sampah. Ratusan android—fisik maupun hologram—yang melintas pun santun dan luar biasa pengertian.

Begini: Omnigoods bahkan telah memiliki android yang bisa membaca pikiranmu, lalu menuntunmu untuk membeli barang-barang yang sesuai dengan kebutuhan dan isi kantongmu. Di dalam, ratusan pengunjung turut berkeriap. Peserta demo masak pasti membawa suami atau anak-anak—yang tak tahan dengan acara yang tak mereka sukai. Boleh jadi pula mereka ada di sana karena ibu atau istri menyuruh mereka berbelanja. Berada di dalam OmniGoods terasa seperti bertamasya, sanggup meregangkan ketegangan tubuh dan pikiran.

“Kehidupan yang membanggakan, hanya bersama Omnicorp” bukan sekadar slogan perusahaan, namun telah menjadi mantra yang dilafalkan para konsumen.

***

Arsip Cerpen di Indonesia